Lantik Kepala Puskesmas Baru, Gus Fawait Targetkan Homecare 100 Ribu Sasaran

Bupati Jember Muhammad Fawait alias Gus Fawait memasang target besar untuk program layanan kesehatan Homecare yaitu 100 Ribu
FT : Bupati Jember Muhammad Fawait alias Gus Fawait memasang target besar untuk program layanan kesehatan Homecare yaitu 100 Ribu (Rio)

SUARAGONG.COM – Bupati Jember Muhammad Fawait alias Gus Fawait memasang target besar untuk program layanan kesehatan Homecare. Dari sekitar 25 ribu sasaran yang sudah terlayani, cakupan program ini ditargetkan naik menjadi 50 ribu sasaran tahun ini dan tembus 100 ribu sasaran pada tahun depan.

Lantik Kepala Puskesmas Baru, Bupati Jember Targetkan Layanan Homecare Tembus 100 Ribu Sasaran

Target tersebut disampaikan Gus Fawait saat melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Kepala Puskesmas di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (16/9/2026) malam.

Pergantian dan penugasan Kepala Puskesmas tersebut sekaligus dibarengi dengan misi memperluas layanan kesehatan masyarakat. Para pimpinan Puskesmas diminta tidak hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan; tetapi aktif mendatangi warga yang membutuhkan.

Jangkau Daerah Pelosok

Melalui layanan Homecare dan pengobatan gratis, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan desa diarahkan untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok. Sasaran utamanya termasuk warga kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, serta ibu hamil dengan risiko tinggi.

Gus Fawait menyebut program Homecare Pemkab Jember saat ini telah memberikan manfaat kepada sekitar 25 ribu sasaran di berbagai kecamatan. Angka tersebut dinilai masih perlu diperluas.

Karena itu, target 50 ribu sasaran dipasang untuk sisa tahun ini. Sementara untuk tahun depan, Pemkab Jember menargetkan cakupan layanan bergerak tersebut mencapai 100 ribu sasaran.

“Jangkauan operasional dari program jaminan kesehatan Homecare dan pengobatan gratis ini harus diperluas secara masif tanpa ada diskriminasi pelayanan. Kami tidak mau mendengar ada warga miskin di desa terpencil yang tidak bisa berobat karena kendala biaya transportasi,” tegas Gus Fawait.

Ia menambahkan, dari capaian sekitar 25 ribu sasaran, target tersebut harus dinaikkan menjadi 50 ribu hingga akhirnya mencapai 100 ribu sasaran riil pada tahun depan.

Dengan target itu, Kepala Puskesmas yang baru ditugaskan diharapkan mampu memperkuat pola pelayanan jemput bola. Jadi, warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan tetap punya akses untuk mendapatkan layanan medis. (Rio/Aye/sg)