Lantik 126 Kepala Sekolah SD-SMP, Bupati Bondowoso Wanti-Wanti Transparansi Dana BOS

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi melantik dan memutasi 126 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kamis (13/8/2026).
FT : Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi melantik dan memutasi 126 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kamis (13/8/2026). (Rokib)

SUARAGONG.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus membenahi kualitas dan tata kelola sarana pendidikan daerah. Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi melantik dan memutasi 126 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Kamis (13/8/2026). Orang nomor 1 di Bondowoso ini menegaskan bahwa pergeseran ini bukan sekadar rotasi administratif, melainkan strategi penguatan mutu pendidikan nasional di tingkat daerah.

Bupati Bondowoso Lantik dan Mutasi 126 Kepala Sekolah SD-SMP

Seluruh proses pengusulan hingga penetapan telah melalui verifikasi berjenjang via Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) dan Sistem KSPSTK, berlandaskan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Proses ini juga telah mengantongi Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta verifikasi i-MUT BKPSDM.

“Semua tahapan dilakukan secara ketat dan profesional, mempertimbangkan kualifikasi, rekam jejak, kompetensi, hingga kebutuhan organisasi,” tegas Abdul Hamid.

Tegaskan Lingkungan Belajar Bebas Perundungan

Sebagai pengawal mutu pembelajaran, para kepala sekolah diwanti-wanti untuk tidak hanya mengejar target capaian prestasi akademik. Abdul Hamid meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik agar proaktif menciptakan ekosistem belajar yang ramah, aman, dan inklusif.

Bupati secara tegas menginstruksikan pencegahan aksi perundungan (anti-bullying), kekerasan fisik maupun verbal, hingga segala bentuk diskriminasi terhadap peserta didik.

“Kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pemimpin pembelajaran. Pastikan lingkungan sekolah aman dan nyaman bagi tumbuh kembang peserta didik,” instruksinya.

Baca Juga : Bupati Bondowoso Luncurkan aplikasi KANDA ,Ini manfaatnya

Kawal Transparansi Dana BOS

Selain aspek pengajaran, integritas kepemimpinan juga dituntut dalam manajemen tata kelola anggaran. Bupati Abdul Hamid memperingatkan para kepala sekolah agar mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan, akuntabel, dan patuh pada aturan perundang-undangan.

“Pendidikan tidak dapat berdiri sendiri. Jalin kerja sama yang harmonis dengan guru, komite, dan orang tua murid demi kemajuan sekolah,” pungkasnya.