SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota Malang makin serius membenahi sektor kesehatan. Lewat sebuah langkah kolaboratif yang disebut Gerakan Penting (Penurunan Angka Kematian Ibu, AKB, dan Stunting). Pemkot Malang resmi memulai misi besar ini untuk menciptakan warga yang lebih sehat dan tangguh, Selasa (5/5/2026).
Wawali Kota Malang Gaspol ‘Gerakan Penting’: Targetkan Zero Stunting & Kematian Ibu-Bayi
Gerakan ini bukan sekadar program biasa, melainkan bagian dari Dasa Bakti Unggulan: Ngalam Tahes. Inilah poin-poin utama dari gebrakan tersebut:
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menegaskan bahwa target utama dari Gerakan Penting adalah angka nol alias Zero.
- Zero Kematian Ibu Melahirkan.
- Zero Kematian Bayi.
- Zero Stunting secara bertahap (saat ini posisi stunting di Kota Malang masih di angka 8%).
“Gerakan ini sangat krusial. Kita ingin pastikan tidak ada lagi nyawa ibu dan bayi yang hilang, serta stunting harus ditekan habis,” tegas Wawali Ali.
2. Kolaborasi Lintas Sektor (Gak Jalan Sendirian!)
Penanganan masalah kesehatan ini dilakukan dari hulu ke hilir. Pemkot Malang nggak sendirian, mereka menggandeng:
- Kemenag: Untuk sosialisasi pencegahan pernikahan dini (biar nggak ada kehamilan berisiko).
- Kepolisian & Organisasi Profesi: Untuk pengawalan program.
- Perangkat Wilayah: Camat, Lurah, hingga RT dilibatkan aktif.
3. Puskesmas Rasa Rumah Sakit: Ada Dokter Spesialis!
Ini yang bikin warga Malang tenang. Fasilitas kesehatan di tingkat dasar (Puskesmas) sekarang makin diperkuat:
- Pendampingan Spesialis: Setiap Puskesmas kini didukung oleh dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan.
- Alkes Lengkap: Wawali memastikan alat kesehatan sudah mumpuni untuk pelayanan optimal.
- RS Rujukan: Kapasitas RS daerah terus ditingkatkan untuk menangani kasus yang lebih kompleks.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Awasi Program RT Berkelas
4. Integrasi Program ‘RT Berkelas’
Strategi jemput bola juga dilakukan. Data awal akan diperkuat oleh kader posyandu dan perangkat kelurahan. Program RT Berkelas juga disatukan dalam Gerakan Penting ini agar pendampingan kesehatan bisa langsung menyentuh level akar rumput.
Wawali menekankan bahwa pembangunan kota bukan cuma soal jalan atau gedung (fisik), tapi juga soal kualitas manusianya. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kehamilan sejak dini menjadi kunci keberhasilan gerakan ini.
Langkah Pemkot ini bener-bener mbois! Dengan adanya dokter spesialis di tiap Puskesmas, kontrol kesehatan jadi makin gampang dan nggak perlu jauh-jauh. Ayo sukseskan Gerakan Penting gawe Malang Tahes! (Aye/sg)










