Type to search

Probolinggo

Jelang Lebaran, Diperta Probolinggo Gencar Pengawasan Daging dan Telur

Share
Menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan produk pangan asal hewan

SUARAGONG.COM – Menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan higiene sanitasi produk pangan asal hewan. Hal ini di Pasar Dringu, Kecamatan Dringu, Rabu (11/3/2026).

Jelang Idul Fitri, Diperta Probolinggo Perketat Pengawasan Daging dan Telur di Pasar Dringu

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan produk pangan asal hewan. Seperti daging sapi, daging kambing, ayam hingga telur yang beredar di pasar tetap aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Langkah tersebut merupakan upaya antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga kualitas bahan pangan. Terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan masyarakat terhadap bahan makanan meningkat.

Produk pangan asal hewan menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diburu masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.

Libatkan Berbagai Pihak

Kegiatan pengawasan dilakukan oleh Diperta Kabupaten Probolinggo bersama Koordinator Pasar Dringu Abdul Muhid. Serta didukung oleh Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo, drh. Novita Dwi Setyorini, beserta petugas teknis lainnya.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengawasan berjalan maksimal dan menyeluruh.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dijual, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang. Mengenai pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan produk pangan asal hewan selama proses penjualan.

Periksa Pedagang Daging dan Produk Olahan

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tiga pedagang. Antaranya daging sapi, satu pedagang daging kambing, serta penjual telur dan produk olahan seperti sosis.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan produk yang dijual memenuhi standar kebersihan serta masih layak dikonsumsi masyarakat.

Selain itu, petugas juga membagikan leaflet kepada pedagang berisi informasi mengenai persyaratan higiene sanitasi produk pangan asal hewan.

Melalui edukasi tersebut, para pedagang diharapkan memahami standar kebersihan yang harus diterapkan saat menjual produk pangan.

Baca Juga : Pemkot Probolinggo Perkuat Kendali Inflasi Jelang Lebaran

Pedagang Diingatkan Soal Asal Produk

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Nikolas Nuryulianto, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pedagang dalam menjaga kebersihan produk yang dijual.

“Kami memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada para pelaku usaha agar memahami persyaratan higiene sanitasi dalam penjualan produk pangan asal hewan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar tidak menjual produk yang tidak jelas asal-usulnya atau produk yang sudah tidak layak konsumsi.

“Pedagang juga kami ingatkan untuk tidak menjual produk yang tidak jelas asal usulnya atau produk yang sudah lama tidak terjual namun tetap dipasarkan. Hal tersebut bisa membahayakan konsumen,” tegasnya.

Ketersediaan Pangan Masih Aman

Selain memeriksa kualitas produk, petugas juga memantau ketersediaan bahan pangan asal hewan di Pasar Dringu.

Dari hasil pemantauan, Diperta memastikan stok bahan pangan seperti daging dan telur masih dalam kondisi aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Berdasarkan hasil pemantauan hari ini, ketersediaan produk pangan asal hewan di Pasar Dringu masih mencukupi dan tidak mengalami kekurangan,” pungkasnya. (Duh/Aye/sg)

Tags:

You Might also Like