Mengenal FOPO: Penyakit ‘Gak Enakan’ yang Bikin Gen Z Gak Maju-Maju
Share
SUARAGONG.COM – Pernah nggak sih kamu mau posting foto tapi mikir 15 menit cuma buat nentuin caption, atau malah batal posting gara-gara takut dibilang “alay”? Kalau iya, selamat! Kamu mungkin lagi kena FOPO alias Fear of Other People’s Opinions.
Mengenal FOPO: Penyakit Fear of Other People’s Opinions yang Bikin Gen Z Minder
Di era yang apa-apa harus di-spill ini, ketakutan sama omongan orang lain ternyata jadi polusi mental yang paling jahat. FOPO bukan cuma bikin cemas, tapi bisa bikin kamu kehilangan jati diri karena sibuk nyenengin ekspektasi orang lain.
Kenapa Kita Bisa Kena FOPO?
Nggak muncul tiba-tiba, FOPO punya “biang kerok” yang sering nggak kita sadari:
- Comparison Culture: Scroll Instagram 5 menit, langsung ngerasa hidup kita mediocre banget dibanding influencer.
- Trauma Masa Kecil: Pernah dipermalukan pas presentasi di kelas? Itu bisa ngebekas sampe kamu kerja, lho.
- Standar Media yang Halusinasi: Film dan iklan sering banget kasih standar cantik dan sukses yang nggak masuk akal.
Tanda-Tanda Kamu Lagi “Disetir” Opini Orang:
- Anxiety Level Dewa: Jantung berdebar tiap mau ngasih ide pas rapat atau speak up di depan umum.
- Social Withdrawal: Pilih narik diri dari pergaulan daripada nanggung risiko dikritik.
- People Pleasing: Mengubah gaya berpakaian atau cara bicara cuma biar “masuk” di satu sirkel.
Baca Juga :Marriage is Scary :Gen Z Indonesia Ketar-Ketir Soal Menikah
Cara ‘Sembuh’ dan Jadi Diri Sendiri:
Tenang, FOPO bukan akhir segalanya. Kamu bisa mulai recovery pakai cara ini:
- Bangun Filosofi Pribadi: Fokus sama apa yang menurutmu bener, bukan apa yang menurut mereka keren.
- Digital Detox: Batasi screen time. Dunia nyata jauh lebih luas daripada sekadar layar 6 inci.
- Latihan Napas & Afirmasi: Pas cemas dateng, tarik napas dan bilang ke diri sendiri: “Opini mereka bukan tanggung jawabku.”
- Keluar dari Zona Nyaman: Coba ambil risiko kecil. Kritik itu wajar, dan kamu bakal sadar kalau omongan orang nggak bakal bikin dunia kiamat.
Hidup itu terlalu singkat kalau cuma buat dengerin “isun” orang lain yang belum tentu kenal kamu secara dalam. Your life, your rules! (Aye/sg)

