Disnaker Situbondo Gelar Pelatihan Bean Roastery

Disnaker Situbondo Gelar Pelatihan Bean Roastery
Disnaker Situbondo Gelar Pelatihan Bean Roastery

SUARAGONG.COM – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Situbondo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Keterampilan Bean Roastery bagi para pencari kerja berbasis klaster kompetensi. Dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Ketenagakerjaan Situbondo, Senin (18/5/2026).

Barista Naik Kelas! Disnaker Situbondo Gelar Pelatihan Bean Roastery

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Suriyatno. Serta diikuti seluruh peserta pelatihan yang telah lolos tahapan seleksi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Suriyatno menjelaskan, pelatihan bean roastery atau keterampilan pemanggangan biji kopi ini akan dilaksanakan selama 20 hari. Dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang.

Menurutnya, sebelum mengikuti pelatihan, para peserta terlebih dahulu menjalani proses pendaftaran dan seleksi. Agar peserta yang terlibat benar-benar memiliki kesungguhan dalam mengikuti program tersebut.

“Peserta pelatihan dibekali keterampilan dan ilmu agar bisa bersaing di dunia usaha kerja yang cukup ketat. Dengan bekal keterampilan dan ilmu yang dimiliki, harapannya mereka mampu berwirausaha mandiri dan bekerja secara profesional.” Ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Suriyatno.

Baca Juga : Diskoperindag Situbondo Tera Ulang Timbangan PG Wringin Anom

Putuskan Kemiskinan dan Pengangguran

Ia menambahkan, pelatihan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dalam menekan angka kemiskinan. Serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka di daerah.

“Kita ingin peserta yang telah mengikuti pelatihan ini nantinya benar-benar siap berwirausaha dengan membuka usaha sendiri maupun bekerja di perusahaan. Tentunya untuk menambah income pendapatan keluarganya,” katanya.

Karena itu, Suriyatno berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Nanti di akhir pelatihan akan dilaksanakan uji kompetensi dan peserta mendapatkan sertifikat,” pungkas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Suriyatno. (Fin/Aye/sg)