Wabup Lathifah Geber Tanam 500 Mangrove di Pantai Ngliyep!

Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib langsung turun ke lapangan di Pantai Ngliyep untuk mulai aksi keren tanam Mangrove
Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib langsung turun ke lapangan di Pantai Ngliyep untuk mulai aksi keren tanam Mangrove

SUARAGONG.COMGuys, pas banget nih momennya buat kita bahas aksi nyata yang super keren dan impactful buat bumi kita! Sering banget kan kita dengar isu soal climate change dan ancaman abrasi pantai? Nah, biar alam kita gak makin kritis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bareng TNI Angkatan Darat baru aja menggelar aksi hijau yang visioner banget di pesisir selatan. Pada Senin (25/5) pagi, Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib—atau yang akrab disapa Bu Lathifah—langsung turun ke lapangan di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo untuk mulai aksi keren tanam Mangrove.

Gak tanggung-tanggung, mereka melakukan aksi penanaman serentak sebanyak 500 bibit pohon mangrove!

Wabup Malang Lathifah x TNI AD Tanam 500 Mangrove di Pantai Ngliyep

Aksi peduli lingkungan ini merupakan bagian dari program nasional Penguatan Pembinaan Teritorial (Binter) Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 yang mengusung tema hype: “TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh Negeri Tangguh”.

Yuk, kita bedah kenapa aksi tanam mangrove ini penting banget buat masa depan kita:

Kolaborasi Ramai-Ramai Cegah Abrasi Pantai

Kegiatan ini gak cuma seremonial belaka, guys. Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, menjelaskan kalau aksi hijau ini digarap bareng-bareng alias kolaborasi lintas sektor.

Mulai dari jajaran TNI (Kodim & Koramil), Polri (Wakapolres Malang), Satuan Radar (Satrad) 221 Ngliyep, jajaran Pemkab, sampai para pelajar dan masyarakat lokal ikut nyemplung ke air buat menanam.

Tujuan utamanya jelas banget, yaitu:

  • Melakukan rehabilitasi kawasan pesisir pantai yang mulai rusak.
  • Mencegah abrasi atau erosi pantai akibat hantaman ombak laut selatan.
  • Memperkuat kemanunggalan (kedekatan) antara TNI dengan rakyat sekitar.

Menariknya lagi, penanaman mangrove ini ternyata dilakukan secara serentak di berbagai wilayah pesisir seluruh Indonesia pada waktu yang bersamaan, lho!

Investasi Masa Depan: Mangrove Jadi Aset Carbon Trading!

Nah, ini dia poin yang paling cerdas dan visioner dari Bu Nyai Lathifah. Beliau membeberkan kalau hutan mangrove itu punya kemampuan super dalam menyerap emisi karbon bumi.

Melihat potensi tersebut, Pemkab Malang ternyata gak mau sekadar menanam pohon lalu ditinggal begitu saja. Dalam waktu dekat, Pemkab berencana bakal menggelar sosialisasi soal carbon trading (perdagangan karbon) di Kabupaten Malang.

Pohon-pohon mangrove yang ditanam di Pantai Ngliyep hari ini diproyeksikan bakal jadi aset investasi lingkungan berharga yang bisa mendatangkan keuntungan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar lewat skema perdagangan karbon tersebut. Mantap banget, kan?

Kesimpulan buat Gen Z:

Aksi tanam-tanam mangrove di Pantai Ngliyep ini membuktikan kalau melestarikan alam itu bisa jadi langkah taktis yang sangat menguntungkan di masa depan. Lewat skema carbon trading, merawat bumi bukan lagi sekadar kewajiban moral, tapi juga aset ekonomi baru yang pro-lingkungan. Jadi, buat kamu yang suka liburan ke Pantai Ngliyep, jangan cuma cari spot foto estetik aja, ya. Yuk, ikut jaga kelestarian pohon mangrovenya biar pantai kita tetap asri dan gak hilang kegerus ombak!

Btw, keren banget ya langkah Pemkab Malang yang udah melirik investasi masa depan lewat carbon trading. Gimana menurutmu, guys