News  

Ini Alasan Kenapa Skincare Malam Itu Koentji Kecantikan

Ini Alasan Kenapa Skincare Malam Itu Koentji Kecantikan
Ini Alasan Kenapa Skincare Malam Itu Koentji Kecantikan

SUARAGONG.COM – Paparan polusi udara, stres harian, dan paparan sinar matahari terbukti mempercepat tanda-tanda penuaan pada kulit wajah. Guna mengatasi dampak buruk lingkungan tersebut, para ahli dermatologi mengingatkan masyarakat untuk tidak melewatkan rutinitas perawatan kulit (skincare) pada malam hari sebelum tidur.

Ini Alasan Kenapa Skincare Malam Itu Koentji Biar Gak Keliatan Jompo!

Menurut data medis, malam hari merupakan periode krusial bagi kulit untuk melakukan proses regenerasi sel-sel baru. Puncak pembelahan sel kulit ini umumnya terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di mana sel berganti dua kali lebih cepat dibandingkan pada siang hari. Oleh karena itu, penggunaan produk perawatan yang tepat sebelum tidur sangat membantu memaksimalkan pemulihan jaringan kulit yang rusak.

Mengapa Malam Hari Begitu Krusial?

Saat tidur, tubuh mengalami peningkatan aliran darah ke kulit serta pemulihan dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Namun, sebuah artikel kesehatan dari Zalora Indonesia menyebutkan bahwa kulit wajah juga berisiko kehilangan hingga 25% kandungan airnya sepanjang malam. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa hidrasi yang cukup, kelembapan kulit akan terganggu, menghambat regenerasi sel, dan mempercepat kemunculan garis-garis halus.

“Membersihkan wajah dengan sabun saja tidaklah cukup untuk menjaga kesehatan kulit jangka panjang,” jelas laporan edukasi kecantikan dari klinik NOVI’S Dermatology. Kulit membutuhkan pasokan bahan aktif dari luar guna memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier) sekaligus mengunci kelembapan.Panduan Urutan Skincare Malam yang Benar

Panduan Urutan Skincare Malam yang BenarUntuk mendapatkan hasil yang optimal, pengaplikasian produk tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Para pakar menyarankan urutan basic skincare malam sebagai berikut:

Double Cleansing: Tahap awal membersihkan sisa kosmetik berbahan minyak menggunakan micellar water atau cleansing oil, diikuti sabun pembersih wajah yang lembut. Langkah ini mencegah pori-pori tersumbat yang memicu jerawat.

Toner: Digunakan setelah mencuci muka untuk mengembalikan dan menyeimbangkan pH alami kulit.

Serum atau Essence: Mengandung konsentrasi bahan aktif tinggi untuk target spesifik, seperti Hyaluronic Acid untuk hidrasi intensif atau Niacinamide untuk mengatasi kemerahan dan noda hitam.

Krim Mata (Eye Cream): Merawat kulit di area sekitar mata yang tipis guna menyamarkan kantung mata serta lingkaran hitam.

Pelembap atau Krim Malam: Langkah wajib paling akhir untuk menutrisi kulit. Sekaligus mengunci seluruh rangkaian produk sebelumnya agar tidak menguap selama tidur.

Baca Juga : Gaes !!! Berikut Urutan Skincare Untuk Malam Hari

Pergeseran Tren Skincare: Menuju Formula Lebih Cerdas

Memasuki tren perawatan modern, pendekatan konsumen terhadap skincare dilaporkan mulai berubah. Berdasarkan ulasan dari media tren gaya hidup Popbela, metode perawatan wajah berlapis-lapis seperti 10-step Korean skincare routine kini mulai ditinggalkan.

Masyarakat kini lebih menyukai konsep skinimalism, yaitu penggunaan produk yang lebih ringkas namun memiliki formula fungsional dan cerah. Fokus utama beralih pada produk penenang kulit (neurocosmetics) dan hidrasi mendalam untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Sebagai tips penutup, para ahli menyarankan agar rutinitas skincare diselesaikan sekitar 1 hingga 2 jam sebelum tidur. Agar seluruh cairan meresap sempurna ke dalam pori-pori kulit, bukan menempel pada kain bantal. (Aye/sg)