SUARAGONG.COM – Guys, ada breaking news yang bener-bener bikin pasar ekonomi global langsung guncang hebat!. Buat kamu yang mantau perkembangan harga energi, harga minyak dunia terpantau langsung anjlok parah pada Minggu, 14 Juni 2026 (atau Senin pagi Waktu Jakarta). Penyebab utamanya? Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru saja bikin pengumuman mengejutkan kalau AS sudah resmi menyelesaikan kesepakatan damai dengan Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz!
Donald Trump Deal Bareng Iran, Selat Hormuz Siap Dibuka Total!
Selat Hormuz dibuka lebar gaes! Harga minyak mentah AS atau WTI dan Brent kompak turun setelah Presiden AS Donald Trump menuturkan sudah ada kesepakatan dengan Iran. Gak heran kalau sentimen positif ini langsung bikin harga minyak mentah dunia merosot tajam.
Yuk, kita spill rincian angka dan detail kesepakatan bersejarah ini:
Angka Penurunan Harga Minyak Dunia (Update Per Senin, 15 Juni 2026)
Mengutip laporan dari CNBC, penurunan harga emas hitam ini gak main-main harganya, gaes:
- 🇺🇸 Harga Minyak Mentah AS: Merosot tajam sebesar 4,8% hingga menyentuh angka US$ 80,80 per barel pada pukul 18.01 ET.
- 🇬🇧 Harga Minyak Jenis Brent: Ikut anjlok sebesar 3,9% menjadi US$ 83,89 per barel.
“Let The Oil Flow!”: Isi Tweet Heboh Donald Trump di Truth Social
Lewat akun media sosial pribadinya di Truth Social, Donald Trump dengan gaya khasnya mengumumkan kalau kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini sudah selesai.
“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda,” tulis Trump dengan penuh semangat. “Biarkan minyak mengalir!”
Trump membeberkan kalau ke depannya, Selat Hormuz bakal dibuka total tanpa adanya sistem bea masuk. Dan AS berkomitmen penuh untuk mengakhiri blokade angkatan lautnya terhadap wilayah Iran.
Lebih lanjut, upacara penandatanganan perjanjian perdamaian resmi ini dijadwalkan bakal digelar di Swiss pada hari Jumat mendatang. Setelah penandatanganan tersebut selesai, selat akan langsung dibuka untuk proses pembersihan ranjau biar minyak bisa langsung mengalir kembali ke seluruh penjuru dunia.
Peran Pakistan Jadi Juru Damai & Penghentian Perang Masing-Masing Kubu
Di balik kesepakatan besar ini, ternyata ada peran penting dari Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator alias penengah antara AS dan Iran.
PM Sharif mengonfirmasi kalau kedua negara raksasa tersebut sudah menyatakan penghentian segera dan permanen untuk operasi militer di semua lini. Termasuk ketegangan yang terjadi di Lebanon. Minggu ini, para mediator bakal memfasilitasi pertemuan teknis lanjutan sebelum prosesi tanda tangan resmi di Swiss.
Baca Juga : GEJOLAK SELAT HORMUZ: Harga Minyak Mentah Dunia Meroket Lagi
Lalu Lintas Kapal Tanker Siap Ramai dan Tancap Gas Lagi!
Sebagai catatan, Selat Hormuz adalah jalur super krusial karena hampir 20% pasokan minyak dunia wajib melewati selat ini. Traffik kapal tanker di sana sempat lumpuh total sejak awal Maret lalu gara-gara serangan Iran. Yang otomatis memicu gangguan pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah dunia.
Mendengar kabar deal ini, para pengusaha kapal dunia langsung kegirangan. CEO perusahaan kapal tanker minyak Frontline, Lars Barstad, mengaku sangat optimis kalau lalu lintas kapal melalui Hormuz bakal pulih dan meningkat dengan sangat cepat. Begitu ada kesepakatan kredibel buat gak saling menyerang pengiriman barang, jalur transit penting itu dijamin bakal langsung beroperasi normal lagi.
Deal damai antara AS dan Iran ini jadi angin segar banget buat meredam inflasi global, gaes. Dibukanya kembali Selat Hormuz otomatis bikin pasokan minyak mentah dunia kembali melimpah, dan efek dominonya bisa bikin harga BBM di berbagai negara, Termasuk Indonesia jadi lebih stabil ke depannya.
Nah gaes, melihat harga minyak dunia yang langsung anjlok pasca Trump ketok palu damai dengan Iran, menurutmu apakah ini bakal berdampak langsung ke penurunan harga BBM nonsubsidi di tanah air dalam waktu dekat? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar bawah! (Aye/sg)










