Psikolog menjelaskan bahwa worry beads bekerja dengan melibatkan area otak yang mempromosikan relaksasi dan regulasi emosional.
Dr. Cynthia Edwards-Hawver, seorang psikolog berlisensi, mengatakan bahwa gerakan repetitif saat memegang beads menenangkan sistem saraf, membantu individu beralih dari keadaan stres atau “fight-or-flight” ke kondisi yang lebih santai, yakni “rest-and-digest.” Pengalaman taktil ini membantu mengalihkan perhatian dari pikiran cemas dan meningkatkan kesadaran diri di saat ini.
Worry beads bisa menjadi ritual harian yang menenangkan, memberi kenyamanan, kesabaran, dan rasa kontrol.
Meskipun bukan pengganti bantuan profesional, mereka menyediakan cara mudah untuk mengelola stres. Cobalah masukkan mereka ke dalam rutinitas Anda sebagai alat yang sederhana namun efektif untuk kesejahteraan mental.
Baca Juga : 8 Sikap Sepele yang Bisa Bikin Stres
Jangan Lupa ikuti terus Informasi, Berita artikel paling Update dan Trending Di Media Suaragong !!!. Jangan lupa untuk ikuti Akun Sosial Media Suaragong agar tidak ketinggalan di : Instagram, Facebook, dan X (Twitter). (Fz/Sg).
Baca Juga Artikel Berita Lain dari Suaragong di Google News