Situbondo, Suaragong.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 di balai desa setempat, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Tekan Angka Gagal Tumbuh, Pemdes Paowan Situbondo Gelar Rembuk Stunting 2026 Bersama Lintas Sektor
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Plt Camat Panarukan, Rahmat Fauzi, serta dihadiri oleh Kepala Desa Paowan Surya Dharma, Ketua TP PKK Desa, perwakilan puskesmas, perangkat desa, bidan desa, hingga para kader Posyandu.
Kepala Desa Paowan, Surya Dharma, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan peran aktif seluruh pihak dalam menekan angka kasus gagal tumbuh pada anak balita di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Baca Juga : Situbondo Buka Jalan Kolaborasi Nasional Lewat Program Anyer–Panarukan 3R
Berkat kerja sama yang solid antara pemerintah desa, kader Posyandu, TP PKK, bidan desa, dan masyarakat, angka stunting di Desa Paowan pada tahun ini berhasil ditekan. Dan mengalami penurunan yang signifikan.
“Kami berharap dengan kolaborasi yang terjalin ini, minimal bisa memperkecil kasus stunting di Desa Paowan dan bahkan ke depannya target bisa new zero stunting. Sebagai bentuk pencegahan nyata, kami juga melaksanakan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada ibu hamil dan balita,” ujar Surya Dharma. (Fin/aye)










