Tekan Inflasi, Program ‘Bunga Desaku’ Pasok Sembako Murah ke Pelosok Jember

Tekan Inflasi, Program 'Bunga Desaku' Pasok Sembako Murah ke Pelosok Jember
FT : Tekan Inflasi, Program 'Bunga Desaku' Pasok Sembako Murah ke Pelosok Jember (RIo)

Jember, Suaragong.com – Stabilitas harga kebutuhan pokok dan perlindungan daya beli masyarakat di tingkat akar rumput terus menjadi fokus harian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Di samping program jaminan kesehatan dan pendidikan, Pemkab Jember gencar melakukan intervensi ekonomi jangka pendek. Yang dilakukan secara langsung ke tingkat dusun guna menjaga tren penurunan angka kemiskinan.

Jaga Daya Beli dan Tekan Inflasi, Program ‘Bunga Desaku’ Pasok Sembako Murah ke Pelosok Jember

Langkah taktis pengendalian inflasi dan pengamanan pangan ini diwujudkan melalui operasi pasar murah serta program unggulan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa). Dalam program rutin ini, Bupati Jember bersama Dinas Perdagangan dan Perum Bulog memboyong armada truk logistik ke desa-desa pelosok. Hal ini guna menyediakan paket sembako berkualitas dengan harga jauh di bawah pasar standar.

“Berbagai jenis intervensi pasar murah, program Bunga Desaku yang menyediakan paket sembako bersubsidi langsung ke desa. Serta kelancaran penyaluran bantuan pangan terbukti sangat efektif dalam menjaga tingkat daya beli masyarakat kecil. Sekaligus berhasil menekan laju inflasi daerah,” ujar Bupati Jember, Gus Fawait, Selasa (20/10/2026).

Melalui kombinasi intervensi hulu ke hilir ini, angka persentase kemiskinan Jember berhasil ditekan hingga ke kisaran 8,00 persen. Resmi berada di bawah rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Jawa Timur.

Bidik Angka Kemiskinan di Bawah 200 Ribu Jiwa pada APBD 2027

Gus Fawait menegaskan bahwa keberhasilan keluar dari jajaran dua besar daerah termiskin di Jawa Timur bukanlah titik akhir. Melainkan awal dari gerakan reformasi ekonomi yang lebih masif. Pemkab Jember mematok target agar jumlah warga miskin absolut turun ke bawah angka psikologis 200.000 jiwa.

Target ini selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan esensi bernegara pada terwujudnya kesejahteraan rakyat sejati melalui penuntasan kemiskinan.

Baca Juga : Pemkab Jember Perbaiki 1.500 Ruang Sekolah

Perluas Alokasi Ekonomi Pedesaan

Guna merealisasikan target tersebut, draf Perda APBD Jember Tahun Anggaran 2027 didesain khusus untuk memperluas alokasi stimulan ekonomi pedesaan. Salah satunya yakni percepatan program bedah rumah sehat bagi 7 ribu hingga 12 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Melalui sinergi padat karya infrastruktur, penguatan ketahanan pangan desa, dan jaminan sosial inklusif, Pemkab Jember optimis penuntasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya dapat dicapai secara tuntas dan berkelanjutan. (Rio/aye/sg)