SUARAGONG.COM – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., atau abah Sanusi memberikan paparan luar biasa dalam acara Silaturahmi bersama Purna Tugas ASN Pemerintah Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026) pagi. Dalam forum yang penuh kehangatan ini, Bupati bukan hanya melepas rindu, tapi juga membeberkan deretan prestasi spektakuler yang diraih Kabupaten Malang akhir-akhir ini.
ABAH SANUSI GATHERING BARENG PURNA TUGAS: Pamer Prestasi ‘Gila’ Kabupaten Malang
Ini merupakan acara dalam mempererat tali persaudaraan. Meski ASN ini sudah purna tugas, Bupati Malang Sanusi mengatakan jika persaudaraan tidak boleh putus. Ia juga berterimakasih pada para ASN yang sudah mengabdi ke pemerintahan dan masyarakat kabupaten malang. Menekankan bahwa kunci dari sebuah kesuksesan kab malang ini adlah kebersamaan
“Meski sudah purna tugas, persaudaraan tidak boleh putus. Kesuksesan Kabupaten Malang hari ini adalah buah dari kebersamaan kita semua,” tegas Abah Sanusi.

Berikut adalah detail lengkap capaian Kabupaten Malang yang dibedah langsung oleh Bupati:
Sektor Pendidikan: “Kategori Tinggi” & Banjir Siswa Berprestasi
Abah Sanusi mengungkapkan bahwa indeks pendidikan Kabupaten Malang mengalami kenaikan signifikan:
- Indeks Nilai: Mencapai angka 81 (Kategori Tingkat Tinggi).
- Siswa Unggulan: Sebanyak 4.980 siswa tercatat memiliki nilai mata pelajaran utama (Matematika, Inggris, IPA, Bahasa Indonesia) di atas rata-rata 9.
- Prestasi Global: Banyak pelajar Kabupaten Malang yang kini menembus prestasi tingkat nasional hingga internasional. Abah Sanusi optimis kualitas pendidikan kita sudah sejajar dengan kota.
Kemiskinan Turun Drastis: Dari 13% ke 8,7%
Sisi kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan tren positif. Bupati membandingkan data era sebelumnya (Pak Malik) yang berada di angka 13%, kini angka kemiskinan berhasil ditekan hingga ke level 8,7%.
Konektivitas & Proyek Investasi dan Nasional
Kabupaten Malang kini menjadi “anak emas” proyek nasional:
- Sekolah Taruna Nusantara: Program besar ini ditaruh di Kabupaten Malang (hanya ada 3 di Indonesia).
- Infrastruktur Jalan: Pembangunan jalan hampir rampung seluruhnya berkat koneksi program pusat dan dukungan Pemprov Jatim, terutama akses Jalur Lintas Selatan (JLS) yang kini memaksimalkan mobilitas warga.
Baca Juga : Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Malang Capai Ribuan
Revolusi Kesehatan: RS Hermina hingga RS Bhayangkara
Kabupaten Malang tidak ingin warga kesulitan berobat. Pembangunan RS besar terus didorong ke wilayah Kabupaten:
- RS Hermina di Kepanjen dan RS Bhayangkara di Turen.
- Fokus Kanker: Kehadiran fasilitas medis ini diharapkan menjadi solusi bagi penderita kanker agar tidak perlu jauh-jauh mencari pengobatan spesialis.
Karpet Merah Investasi: Izin Cuma Seminggu!
Bupati menekankan bahwa pemerintah hadir sebagai support nomor satu bagi masyarakat dan pengusaha:
- Izin Cepat: Abah Sanusi menjamin pengurusan izin bangunan dan perusahaan (seperti RS Mitra Keluarga & Terminal) selesai dalam satu minggu asalkan semua persyaratan lengkap.
Ekonomi Baru: Kampus UB & Perputaran Uang Mahasiswa
Inilah yang bakal jadi motor ekonomi masa depan. Wilayah Kabupaten akan kedatangan Universitas Brawijaya (UB) dengan proyeksi 25 ribu mahasiswa per tahun ajaran.
- Efek Domino: Kehadiran puluhan ribu mahasiswa ini dipastikan akan memutar roda ekonomi masyarakat lokal (kos-kosan, UMKM, jasa) secara masif setiap bulannya.
Di akhir paparannya, Abah Sanusi memberikan pernyataan yang sangat berani. Ia yakin Kabupaten Malang kini sudah mulai mengambil posisi sejajar, bahkan di beberapa sisi sudah berada di depan Kota Malang. “Saya berharap kita bisa setara dengan Kota Malang, sekarang sudah mulai ambil sejajar semua, bahkan di sisi lain kita ada di depan,” pungkasnya.
Kabupaten Malang Nduwe Gawe Lur!
Paparan Abah Sanusi ini bukan cuma soal angka, tapi soal ‘marwah’ Kabupaten Malang yang nggak mau lagi dianggap sebagai ‘halaman belakang’. Dengan masuknya kampus besar dan kemudahan investasi, wajah Kabupaten Malang bakal berubah total dalam beberapa tahun ke depan! (Aye/sg)










