SUARAGONG.COM – Si jago merah menghanguskan sebuah bangunan toko material di Desa Mulyosari, RT 23/RW 08, Dusun Harjo Kuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, Jumat (4/9/2026) dini hari.
SUAWE DINI HARI! Toko Bangunan di Harjo Kuncaran Hangus Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!
Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 02.17 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menerjunkan armada ke lokasi kejadian.
Kabid Penanggulangan dan Pemadaman Kebakaran (PPK) Damkar Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., mengonfirmasi bahwa laporan masuk pada pukul 02.22 WIB dan empat unit armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 03.10 WIB.
“Petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan pemadaman serta pembasahan secara menyeluruh,” ujar Win Haliem, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga : Museum Angkut Kebakaran, Kerugian Capai Rp100 Juta
Kronologi Kejadian dan Material Terbakar
Berdasarkan keterangan saksi mata, Agus (seorang tetangga toko), insiden pertama kali terdeteksi saat dirinya mendengar suara letusan kuat disertai bunyi pecahan kaca. Suara itu bersumber dari arah toko bangunan.
Saat diperiksa keluar rumah, api tampak sudah membesar dan melalap bagian dalam toko milik Kartika (32), warga Margomulyo, Harjo Kuncaran. Bangunan seluas 25 x 30 meter tersebut berisi tumpukan material mudah terbakar seperti triplek, kayu, hingga kardus pasokan toko.
Sebanyak 11 personel dari Regu 3 Damkar Kabupaten Malang dikerahkan menggunakan empat unit mobil pemadam (U4, U8, U7, dan U10). Dibantu oleh dua personel Polsek serta tiga personel Koramil Sumawe.
“Api berhasil dikuasai dan dipadamkan total pada pukul 05.25 WIB,” tambah Win Haliem.
Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga proses pendinginan usai, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Meski tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiil yang dialami pemilik toko bangunan akibat musibah kebakaran ini diperkirakan menembus angka Rp700 juta. (Aye/sg)










