SUARAGONG.COM – Proyek raksasa yang bakal menyambungkan ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa makin mendekati babak akhir. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) pada Jumat (10/7/2026).
Tinjau Tol Prosiwangi, Wapres Gibran Pastikan Konektivitas Jakarta Sampai Ujung Jawa
Jalan tol sepanjang 175,4 km yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Tol Ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) paling krusial untuk memperkuat konektivitas utama menuju Pulau Bali.
Progres Tahap I Gending–Besuki: Seksi 1 & 2 Sudah Rampung 100%!
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada Tahap I Ruas Gending–Besuki sepanjang 49,7 km. Berdasarkan data terbaru per Juli 2026, progresnya menunjukkan hasil yang sangat impresif:
- Seksi 1 Gending–Kraksaan (12,88 km): Konstruksi fisik 100% rampung & sudah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO).
- Seksi 2 Kraksaan–Paiton (11,20 km): Konstruksi fisik 100% rampung & sudah mengantongi SLFO.
- Seksi 3 Paiton–Besuki (25,60 km): Pekerjaan jalan utama selesai 100% sejak April 2026, kini memasuki tahap akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).
“Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing wilayah, serta membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja di Jawa Timur,” tegas Wapres Gibran di sela peninjauannya.
Pangkas Waktu Tempuh, Probolinggo–Banyuwangi Cuma 3 Jam!
Ketika beroperasi penuh nanti, tol ini bakal jadi game changer buat mobilitas masyarakat dan logistik. Waktu tempuh Probolinggo–Besuki yang biasanya lama bakal dipangkas jadi 1 jam 15 menit aja. Lebih gokil lagi, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang semula memakan waktu 5 jam, bakal dipotong singkat menjadi sekitar 3 jam saja!
Efisiensi super cepat ini dipastikan bakal memperlancar rantai pasok logistik ke kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang penyeberangan Jawa–Bali. Sekaligus mendongkrak sektor pariwisata di wilayah Tapal Kuda. Kerennya lagi, proyek ini sukses mencatatkan zero accident dan menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal.
Usung Konsep “Green Toll Road” Sampai Cetak Rekor MURI!
Bukan cuma sekadar jalan aspal panjang, Tol Prosiwangi ini mbois banget karena mengusung konsep ramah lingkungan (Green Toll Road). Bahkan, proyek ini sukses menyabet Rekor MURI berkat inovasi Hybrid Wind Tree. Sebuah pohon hibrida angin dan surya yang bisa menghasilkan daya listrik mandiri hingga 12,4 kW untuk operasional kantor!
Gak cuma itu, tol ini juga menerapkan:
- Sistem daur ulang air (water treatment) untuk siram taman dan toilet.
- Penggunaan inovasi timbunan batu pada struktur jalan yang berhasil mereduksi emisi karbon hingga 45,4% (atau setara pengurangan 6,3 juta kgCO2e).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan sisa ruas tol ini dengan standar kualitas dan keberlanjutan lingkungan yang paling top bersama Danantara Indonesia. (Aye/sg)










