SUARAGONG.COM – Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (4/5/2026) siang. Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Bupati Jember Gus Fawait hadir memberikan dukungan moral sekaligus menyampaikan informasi terbaru kepada 2.956 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jember.
Hitung Mundur Keberangkatan Haji Jember, Gus Fawait Bagikan Tips Sehat
Dalam kegiatan manasik terakhir tersebut, isu kesehatan menjadi perhatian utama. Mengingat suhu udara di Arab Saudi diperkirakan cukup ekstrem, Gus Fawait meminta seluruh jemaah untuk benar-benar menjaga kondisi fisik sejak sebelum keberangkatan.
Menurutnya, masa persiapan menjelang keberangkatan harus dimanfaatkan sebagai “karantina mandiri” agar tubuh tetap fit dan tidak mudah sakit.
“Haji ini bukan hanya ibadah batin saja, tetapi ibadah fisik. Maka saya ingat abah saya, almarhum Kyai Haji Khudori, kalau mau berangkat ibadah haji begini, beliau menjaga kesehatannya dengan baik,” ujar Gus Fawait di hadapan para jemaah.
Ia mengingatkan agar para calon jemaah tidak mengabaikan pola makan, waktu istirahat, serta aktivitas yang dapat menguras tenaga menjelang keberangkatan. Sebab, menurutnya, perjalanan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.
Masjid Jami Tanggul Tetap Jadi Titik Keberangkatan
Selain soal kesehatan, kepastian lokasi keberangkatan juga menjadi informasi yang paling dinantikan para jemaah. Dalam kesempatan itu, Gus Fawait memastikan bahwa Masjid Jami Tanggul tetap menjadi titik kumpul resmi keberangkatan haji Kabupaten Jember.
Kebijakan tersebut dipertahankan karena dinilai lebih efektif dan memudahkan para jemaah, khususnya dari wilayah barat dan selatan Jember.
“Mulai tahun 2025 saya setuju pemberangkatan haji Kabupaten Jember biar ndak muter-muter jauh-jauh kita berangkatkan bersama-sama dari Masjid Jamik Tanggul,” tuturnya yang langsung disambut antusias para jemaah.
Momentum Perbaikan Diri
Dalam sambutannya, Gus Fawait juga mengingatkan bahwa kesempatan berhaji merupakan anugerah besar yang tidak dimiliki semua orang. Ia meminta seluruh jemaah mensyukuri kesempatan tersebut dengan menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
“Banyak orang yang pengin berangkat haji, harta sudah ada, jabatan sudah ada. Bahkan saya punya teman, sudah pejabat mau berangkat haji ndak berangkat tahun ini. Maka jaga kesehatan panjenengan semua,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh jemaah asal Jember dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.
Baca Juga : Jember Hadapi Kemarau Ekstrem: Status Siaga Darurat
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Jember Nurul Hafid Yasin menjelaskan bahwa keberangkatan calon jemaah haji akan dilakukan secara bertahap mulai pertengahan Mei 2026.
“Kloter 90 dan 91 dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026. Selanjutnya, kloter 92 hingga 96 pada 15 Mei, disusul kloter 97 dan 98 pada 16 Mei 2026,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh rangkaian keberangkatan calon jemaah haji tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (aye/sg)










