SUARAGONG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).
DPRD Trenggalek Gelar Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Rapat paripurna yang dibuka oleh Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, tersebut turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek. Momentum ini dijadikan ajang untuk menegaskan kembali arah pembangunan daerah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Doding menekankan pentingnya komitmen keadilan sosial dalam pembangunan di daerah.
“Hari ini kita melaksanakan rapat paripurna istimewa yaitu mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden RI. Adapun beberapa hal yang menjadi penekanan Bapak Presiden kali ini terkait penguatan badan-badan atau lembaga ekonomi seperti BUMN. Dan kita di daerah juga akan seperti itu sehingga harapannya BUMD kita bisa semakin berkembang,” ucapnya.
Harap Sekolah Rakyat Trenggalek Ikut Torehkan Prestasi
Doding turut menjelaskan soal berdirinya Sekolah Rakyat (SR), program dari Pemerintah Pusat yang salah satu unitnya juga berdiri di Kabupaten Trenggalek. Dari yang disampaikan Presiden Prabowo, anak-anak dari Sekolah Rakyat banyak yang menorehkan prestasi.
“Ada yang menjadi anggota paskibraka nasional, atlet karate dan lain sebagainya. Kita harapkan pula nanti anak-anak di Sekolah Rakyat Trenggalek tak kalah menorehkan prestasi-prestasi yang membanggakan baik akademik maupun non akademik,” jelas Doding.
Prabowo Klaim Ekonomi Tumbuh Tertinggi dalam 13 Tahun
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengatakan selama masa kepemimpinannya, pemerintah telah meluncurkan sejumlah kebijakan transformatif. “Kemerdekaan bukan apa yang diproklamasikan tapi kemerdekaan adalah apa yang sudah kita rasakan,” kata Presiden.
Presiden juga memaparkan pencapaian ekonomi Indonesia. Ia menyebutkan, di tengah gejolak global, fundamental ekonomi Indonesia aman. Datanya mencatat, realisasi investasi di Indonesia pada 2025 sebesar Rp1.931 triliun dan mampu membuka 2,7 juta lapangan kerja baru. Sementara pada 2026, realisasi investasi sejak Januari sampai Juni 2026 sebesar Rp1.010 triliun dan membuka 1,4 juta lapangan kerja baru.
“Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi kuartal pertama dalam 13 tahun terakhir. Kemudian, ekonomi kita pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi semester pertama dalam 13 tahun terakhir,” ujarnya.
Trenggalek Optimistis Ikut Tumbuh di Tengah Gejolak Global
Menanggapi kenaikan ekonomi seperti yang disampaikan Presiden, Doding menyampaikan harapan besar agar pertumbuhan ekonomi di Trenggalek turut terkerek meski di tengah situasi perang global.
“Kalau memang bisa tumbuh hingga 6 persen, itu sudah sangat luar biasa,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Baca Juga :Wapres Gibran Tinjau Progres Bendungan Bagong Trenggalek
Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Terakhir, Doding menyampaikan beberapa hal di bidang kesehatan, seperti adanya layanan cek kesehatan gratis di masyarakat. Ia berharap masyarakat mampu memanfaatkan layanan kesehatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Kami juga memohon maaf karena keterbatasan waktu untuk sholat Jumat, maka kami harus mengakhiri rapat paripurna kali ini. Pun demikian, semua undangan tadi kami minta untuk mengakses pidato kenegaraan Presiden secara online melalui handphone masing-masing,” tutupnya. (mil/aye)










