Lewat Diplomasi Akademis, Emil Siap Ekspansi JFC ke Jejaring Fashion Asia

Pemprov Jatim siap memfasilitasi integrasi jejaring global JFC melalui jalur diplomasi akademis dan kolaborasi lintas institusi pendidikan fesyen dunia.
Pemprov Jatim siap memfasilitasi integrasi jejaring global JFC melalui jalur diplomasi akademis dan kolaborasi lintas institusi pendidikan fesyen dunia.

SUARAGONG.COMPemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur merancang strategi baru untuk membawa Jember Fashion Carnaval (JFC) menembus panggung adibusana internasional secara lebih luas. Pemprov Jatim siap memfasilitasi integrasi jejaring global JFC melalui jalur diplomasi akademis dan kolaborasi lintas institusi pendidikan fesyen dunia.

Gunakan Diplomasi Akademis, Emil Dardak Siap Fasilitasi Ekspansi JFC ke Jejaring Fesyen Asia

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengungkapkan kekagumannya terhadap keunikan konsep orisinal JFC, yaitu “Bercerita Melalui Busana” (Storytelling Through Costume). Kekuatan narasi budaya ini bakal dijadikan amunisi utama untuk menarik perhatian komunitas seni dan fesyen internasional.

“JFC memiliki keunikan konsep bercerita melalui busana yang sangat kuat dan original. Kami di Pemprov Jatim siap menyinergikan seluruh sumber daya yang kami miliki untuk menyokong keberlanjutan dan perluasan jaringan JFC di kancah global,” tegas Emil.

Gandeng Universitas Ciputra dan Perguruan Tinggi Asia

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim akan menjembatani kolaborasi antara manajemen JFC dengan jejaring perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur. Salah satunya Fakultas Desain Universitas Ciputra. Kampus tersebut diketahui memiliki jaringan kerja sama aktif dengan berbagai institusi fashion ternama di Asia Timur. Antaranya seperti Tiongkok, Hong Kong, hingga Taiwan.

Melalui kerja sama tripartit antara Pemprov, manajemen JFC, dan sektor akademis, event tahunan di Kabupaten Jember ini diproyeksikan menjadi pusat gravitasi (center of gravity) bagi para penampil, pengamat mode, hingga periset internasional.

Keterlibatan mahasiswa dan desainer mancanegara untuk tampil dan melakukan riset di sepanjang runway Jember diyakini akan meningkatkan kredibilitas. Serta mendapat pengakuan akademis terhadap JFC.

Presiden JFC Optimis Tatap Kalender Pariwisata Dunia

Rencana ekspansi berbasis kolaborasi akademis ini disambut hangat oleh Presiden JFC, Budi Setiawan (Iwan). Ia menegaskan bahwa secara kapasitas sumber daya manusia (SDM), para kreator muda JFC telah sangat siap bersaing di tingkat tertinggi kancah global.

Dengan adanya dukungan jaringan internasional dari Pemprov Jatim, pihak manajemen optimis dengan JFC. Dan impian untuk masuk secara permanen ke dalam kalender pariwisata dunia akan segera terwujud. (Adv/Rio/Sg)