Event Olahraga di Jember Wajib Gerakkan Ekonomi UMKM!
SUARAGONG.COM – Penyelenggaraan kegiatan olahraga di Kabupaten Jember kini tidak lagi dipandang sekadar instrumen menjaga kesehatan fisik semata. Usai melantik 25 pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember Masa Bakti 2025โ2030 di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/7/2026), Pemerintah Kabupaten Jember mendorong agar setiap event olahraga rekreasi mampu memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect). Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Pemkab dan KORMI Jember Sinergikan Event Olahraga dengan Sektor UMKM
Bupati Jember, Gus Fawait, dalam arahannya menegaskan bahwa Pemkab Jember siap memberikan dukungan penuh serta berkolaborasi strategis dengan KORMI. Namun, ia memberikan catatan tegas agar setiap program kerja yang dirancang tidak terjebak dalam rutinitas seremonial yang miskin dampak konkret. Pemkab menginginkan kajian berbasis data yang matang agar intervensi anggaran olahraga berkorelasi linear dengan pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
“Kami ingin setiap program tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat yang luas, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Jember,” ujar Bupati Gus Fawait.
Ft: 25 pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember Masa Bakti 2025โ2030 di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/7/2026) (Rio/sg)
Inklusivitas Olahraga Masyarakat Jadi Ceruk Pasar UMKM
Berbeda dengan olahraga prestasi yang rigid, olahraga masyarakat yang dikelola KORMI memiliki karakteristik massa masif, cair, dan inklusif. Agenda seperti jalan sehat, senam massal, festival layang-layang, hingga kompetisi olahraga tradisional terbukti konsisten menyedot kehadiran ribuan warga.
Potensi kerumunan massa inilah yang dibidik Pemkab Jember sebagai pasar potensial bagi perputaran produk UMKM lokal, mulai dari sektor kuliner, kerajinan, hingga industri konveksi atribut olahraga.
Merespons arahan Bupati, Ketua KORMI Jember, Tri Basuki, menyatakan kesiapannya untuk merajut kemitraan erat dengan perangkat daerah terkait dan asosiasi pelaku usaha. Dalam setiap kalender acara KORMI Jember, panitia akan mengalokasikan area bazar khusus bagi para pelaku UMKM lokal. Tanpa beban biaya sewa yang memberatkan.
KORMI Jember berkomitmen memastikan bahwa setiap keringat yang mengucur dari pegiat olahraga berbanding lurus dengan meningkatnya pendapatan para pedagang kecil. Melalui sinergi lintas sektor ini, olahraga rekreasi di Jember diposisikan sebagai instrumen pembangunan cerdas: membudayakan hidup sehat sekaligus mengentaskan kemiskinan dan memperkuat daya beli masyarakat di tingkat daerah. (Adv/Rio/Aye)