Pemkab Jember Raih Tambahan Dana Transfer Pusat Lewat Lobi Politik Solid

Pemkab Jember Raih Tambahan Dana Transfer Pusat Lewat Lobi Politik Solid
Pemkab Jember Raih Tambahan Dana Transfer Pusat Lewat Lobi Politik Solid

SUARAGONG.COM – Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember dipastikan mendapat suntikan kekuatan finansial baru yang sangat signifikan di sisa tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi mengumumkan telah menerima surat pemberitahuan formal dari pemerintah pusat mengenai perolehan alokasi tambahan dana transfer daerah untuk tahun anggaran berjalan. Istimewanya, pencapaian akumulasi dana transfer ini mencatatkan rekor sebagai yang terbesar. Membuat sebuah rekor di antara 38 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur.

Rekor Se-Jatim! Jember Raih Tambahan Dana Transfer Pusat Terbesar di Jawa Timur Tahun 2026!

Kabar positif bagi ruang fiskal daerah ini diungkapkan langsung di tengah pelaksanaan Rapat Paripurna I di Kantor DPRD Kabupaten Jember, Selasa (1/9/2026).

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa lompatan capaian dana perimbangan tertinggi ini berhasil diraih berkat ikhtiar kerja keras bersama. Serta kelancaran lobi-lobi politik yang dibangun secara cerdas, intensif, dan elegan antara jajaran eksekutif Pemkab Jember dan legislatif DPRD Jember di tingkat kementerian.

“Seluruh tambahan anggaran dari pusat tersebut tidak akan dibiarkan mengendap, melainkan akan difokuskan secara penuh. Untuk memperkuat berbagai program prioritas daerah yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Alokasi dana ini dipastikan tetap selaras dengan dokumen RPJMD serta RKPD yang telah disepakati bersama.” Tegas Gus Fawait di hadapan anggota dewan.

Masuknya dana transfer dalam jumlah besar ini secara otomatis memperkuat struktur pendapatan daerah dalam draf Raperda Perubahan APBD 2026 yang tengah diajukan kepada parlemen.

Baca Juga :Pemkab Jember Pastikan Insentif Guru Ngaji Segera Disalurkan

Apresiasi Kinerja Maraton DPRD dan Komitmen Transparansi

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gus Fawait menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Jember atas komitmen. Serta pengorbanan waktu dalam mengawal pembahasan anggaran yang kerap berlangsung maraton hingga larut malam. Menurutnya, dinamika dan tajamnya kritik dari dewan merupakan wujud fungsi pengawasan yang sehat.

Menanggapi hal ini Gus Fawait menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengawal implementasi penyerapan anggaran. Agar bisa berjalan dengan bersih, transparan, dan akuntabel. Tambahan dana APBN ini diharapkan terwujud dalam bentuk pembangunan infrastruktur berkualitas serta program yang langsung mendongkrak kesejahteraan warga Jember. (Aye/sg)