Alasan Anggota DPRD Jember Main COC Saat Rapat: Sapinya Belum Makan

Anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Sidiqi, mendadak viral di media sosial setelah videonya yang asyik main game saat Rapat
Anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Sidiqi, mendadak viral di media sosial setelah videonya yang asyik main game saat Rapat

SUARAGONG.COM Guys, ada kabar yang lagi ramai banget jadi buah bibir sekaligus bikin netizen geleng-geleng kepala. Seorang anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Sidiqi, mendadak viral di media sosial setelah videonya yang asyik main game online sambil merokok di tengah rapat bocor ke publik!

Alasan Polos Anggota DPRD Jember Main COC Saat Rapat

Bukan cuma soal etika rapatnya yang dikritik habis-habisan, tapi alasan di balik kenapa dia sampai nekat main game saat jam kerja itu lho yang bikin publik makin melongo. Yuk, kita bedah kronologi dan alasan “ajaib” dari sang legislator:

Lagi Bahas Isu Stunting, Malah Sibuk Urus Clash of Clans (COC)

Ternyata, rapat yang sedang berlangsung saat itu bukan rapat biasa, melainkan rapat dengar pendapat (hearing) yang sedang membahas persoalan stunting dan layanan kesehatan. Dua isu yang krusial banget buat warga Jember.

Di dalam video singkat yang beredar, politikus muda dari Fraksi Gerindra ini malah terlihat santai merokok sambil menatap layar HP-nya yang sedang membuka game strategi legendaris, Clash of Clans (COC). Tindakannya ini pun langsung memicu kecaman keras dari masyarakat karena dinilai sama sekali tidak mencerminkan sosok wakil rakyat yang terhormat.

Alasan Sepele: Khawatir Sapi di Game Belum Makan

Setelah video tersebut viral, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, membeberkan pengakuan yang mengejutkan dari Syahri. Berdasarkan penjelasan Syahri, dia mengaku refleks membuka game karena teringat ada “hewan ternak” digitalnya yang belum diurus.

“Iya ketua, itu rapatnya mulai jam 10 pagi sampai jam 2. Terus jam 1 saya lupa belum memberi makan sapi. Tapi sapi dia ternyata sapi di game-nya itu belum dikasih makan,” ujar Hanan menirukan ucapan Syahri.

Meskipun alasannya terdengar sangat tidak lazim dan sepele untuk ukuran rapat kedewanan, pihak fraksi memastikan kasus ini langsung menjadi bahan evaluasi internal yang sangat serius agar tidak pernah terulang lagi di DPRD Jember.

Berujung Sidang Etik di Jakarta & Diancam Pecat!

Akibat ulah “sapi virtual” ini, urusannya langsung menggelinding jauh sampai ke tingkat pusat. Majelis Kehormatan Partai Gerindra langsung bergerak cepat dengan menggelar sidang etik di kantor DPP Gerindra, Jakarta.

Hasil dari keputusan sidang nomor 05-004/PTS/MK.GERINDRA/2026 menyatakan:

  • Sanksi Teguran Keras: Achmad Syahri resmi dijatuhi hukuman teguran keras dan terakhir.
  • Mencederai Nama Baik: Tindakannya dinilai telah mencederai kewajiban kader dalam menjaga kehormatan partai sesuai AD/ART Gerindra.
  • Ancaman Pemecatan: Majelis Kehormatan menegaskan tidak akan segan-segan langsung memecat Syahri dari keanggotaan jika di kemudian hari dia berani melakukan pelanggaran etik lagi.

Baca Juga : Video Anggota DPRD Rampok Uang Negara Viral

Syahri Muncul dan Mengaku Khilaf

Tak lama setelah namanya jadi sasaran empuk kritik netizen, Syahri akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Yang ditunjukkan kepada masyarakat Jember, Ketua Umum, serta DPP Partai Gerindra.

“Saya sadar apa yang saya lakukan (bermain game dan merokok dalam forum), saya khilaf, semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya. Saya siap disanksi oleh partai dan juga DPRD,” pungkasnya penuh penyesalan.

Pelajaran berharga banget nih, guys! Tanggung jawab sebagai wakil rakyat itu besar banget karena digaji pakai uang rakyat buat memikirkan nasib rakyat, bukan nasib akun game pribadi. Sama Halnya kayak kalian juga, kalau udah kerja itu fokus guys, profesional melakukan pekerjaannya. Jangan sampai prioritas kita kebolak-balik kayak gini ya di dunia kerja nanti! (Aye/sg)