SUARAGONG.COM – Generasi muda dan pegiat komunitas kreatif di Kabupaten Jember akhirnya memiliki wadah resmi yang mandiri dan inklusif. Bertempat di Gedung Jember Nusantara, momentum bersejarah ditandai lewat acara soft launching Jember Creative Centre (JCC) pada Minggu (26/7/2026) pagi. Kehadiran pusat kreatif ini diproyeksikan menjadi markas bersama lintas komunitas sekaligus ruang inkubasi bakat yang menyatukan seluruh energi kreatif anak muda di Bumi Pandhalungan.
Steril dari Sekat Politik, Jember Creative Centre Siap Wadahi Komunitas Kreatif Anak Muda
Wadah baru ini mencakup ekosistem yang sangat luas, yaitu 17 subsektor industri kreatif yang diakui secara nasional. Mulai dari musik, film, aplikasi, kriya, fesyen, desain komunikasi visual, hingga seni pertunjukan. Menariknya, JCC Jember menambahkan satu sektor pendukung khusus di luar pakem konvensional, yakni sektor olahraga, guna memfasilitasi komunitas olahraga rekreasi dan e-sports yang perkembangannya sangat digandrungi oleh anak muda setempat.
Satu hal yang menjadi pembeda utama sekaligus komitmen kuat dari pendirian JCC adalah independensinya. Di tengah dinamika daerah, JCC menegaskan posisinya sebagai zona netral yang steril dari pusaran kepentingan praktis kelompok mana pun. Hal ini menjadi jaminan agar iklim kreativitas dapat tumbuh secara organik, jujur, dan murni berbasis karya.
Ruang Berekspresi Anak Muda Jember
Direktur Umum Jember Creative Centre, Irfan Kharisma Putra, menyampaikan pesan tegas mengenai independensi lembaga yang dipimpinnya tersebut. Menurutnya, JCC didirikan murni atas dasar kebutuhan mendesak anak muda Jember akan ruang berekspresi dan berjejaring yang sehat tanpa adanya intervensi luar.
“Tempat ini benar-benar dimanfaatkan untuk memfasilitasi kebutuhan anak-anak ekraf. Pesan penting yang ditekankan adalah tidak boleh ada campur tangan atau kepentingan politik apa pun di dalamnya. JCC harus murni menjadi wadah kreativitas,” tegas Irfan dengan lugas di sela-sela acara.
Baca Juga :Pemkab Jember Luncurkan Program “Bunga Desa”
115 Anggota Dari Beragam Penggiat Dunia Kreatif
Hingga hari peluncuran, basis massa JCC tergolong sangat solid dan masif. Tercatat sedikitnya 115 anggota yang berasal dari puluhan komunitas kreatif lokal telah teridentifikasi dan secara resmi meleburkan diri ke dalam 17 subsektor ekraf yang tersedia. Keberagaman latar belakang anggota ini diyakini akan memicu lahirnya karya-karya kolaboratif multidisiplin yang unik. Seperti proyek film lokal yang musik latar serta desain posternya dikerjakan oleh subsektor lain di dalam satu atap yang sama.
Untuk menggerakkan roda promosi dan mengenalkan potensi kreatif Jember ke luar daerah, JCC juga akan melibatkan figur-figur muda yang memiliki pengaruh publik, salah satunya adalah barisan duta wisata Gus dan Ning Jember. Keterlibatan mereka diposisikan sebagai jembatan komunikasi dan penggerak utama komunikasi visual daerah.
JCC di bawah kepengurusan inti yang diisi oleh 6 pejabat utama berkomitmen untuk menghidupkan Gedung Jember Nusantara dengan berbagai aktivitas harian yang dinamis. Ruang-ruang di setiap lantai gedung akan disulap menjadi area edukasi, workshop, ruang pameran, hingga sudut diskusi.
JCC dipersiapkan untuk menjadi episentrum kultur urban baru di Jember, di mana anak muda tidak lagi sekadar menjadi konsumen tren, melainkan produsen karya yang mampu membawa nama Kabupaten Jember ke kancah nasional maupun internasional. (Adv/Rio/Aye)










