SUARAGONG.COM – Merespons maraknya krisis identitas kebangsaan di kalangan generasi muda akibat arus globalisasi digital. Pemerintah Kabupaten Jember memproyeksikan anggota Paskibraka Kabupaten Jember Tahun 2026 sebagai garda terdepan pembentukan karakter bangsa.
Bupati Gus Fawait Dorong Paskibraka Jember Jadi Pelopor Indonesia Emas 2045!
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait). Pada saat mengukuhkan secara resmi barisan pemuda-pemudi pilihan tersebut di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (15/8/2026) malam.
Bupati Gus Fawait menekankan bahwa tugas Paskibraka tidak sekadar menaikkan dan menurunkan bendera. Lebih dari itu, para anggota Paskibraka mengemban tanggung jawab moral sebagai pelopor muda untuk memelihara rasa hormat terhadap NKRI, Pancasila, dan institusi resmi negara.
“Sikap nasionalisme yang dipupuk sejak dini melalui diklat Paskibraka ini merupakan modal utama menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Kalian harus menjadi teladan nyata di tengah masyarakat. Memelopori gerakan memupuk kebanggaan terhadap pimpinan dan institusi negara demi menjaga kedaulatan bangsa,” tegas Gus Fawait.
Benteng Moral Menangkal Radikalisme dan Narkoba
Bupati menginstruksikan para anggota Paskibraka untuk menerapkan disiplin dan ketahanan mental yang diperoleh selama karantina ke dalam kehidupan sehari-hari. Paskibraka diharapkan menjadi benteng moral yang menolak ideologi radikal, penyalahgunaan narkotika, serta pengaruh budaya asing yang bertentangan dengan nilai Pancasila.
Menurut Gus Fawait, pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan kesiapan mentalitas sumber daya manusianya. Paskibraka diharapkan menjadi motor penggerak transformasi sosial positif di Jember.
Baca Juga : Pemkab Jember Pastikan Insentif Guru Ngaji Segera Disalurkan
Libatkan Purna-Paskibraka dalam Forum Strategis
Sebagai langkah berkesinambungan, Pemkab Jember melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga akan terus melibatkan para purna-Paskibraka dalam berbagai forum strategis. Diantaranya seperti kepemudaan, dialog kebangsaan, hingga aksi kemanusiaan daerah.
Upaya penataan karakter yang sistematis ini disiapkan agar Kabupaten Jember memiliki stok calon pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi. Memiliki berwawasan global, serta berjiwa nasionalis. (Rio/Aye/sg)










